MedicElle Clinic Gelar Healthy Talk & Workshop “Let’s Fight Cancer” 

Home / Gaya Hidup / MedicElle Clinic Gelar Healthy Talk & Workshop “Let’s Fight Cancer” 
MedicElle Clinic Gelar Healthy Talk & Workshop “Let’s Fight Cancer”  Foto : dr Sahar Bawazeer SpB, dokter spesialis bedah sekaligus Direktur Utama MedicElle Clinic Surabaya. (FOTO: Inntan Wulandari/TIMES Indonesia)

TIMESBLITAR, SURABAYA – Seiring berkembangnya teknologi, segala jenis penyakit termasuk kanker bisa dideteksi sejak dini sehingga dapat dicegah dan mengurangi resikonya. Sabtu (15/2/2020) MedicElle Clinic menggelar Healthy Talk & Workshop dengan tema “Let’s Fight Cancer: We Will Never Stop Fighting For You” bertempat di MedicElle Clinic, Jalan Raya Gubeng, Surabaya.

Materi dari kegiatan ini diantaranya adalah skrining pencegahan kanker payudara, kemoterapi kanker dan juga workshop pembuatan parfum aromaterapi untuk imunitas tubuh. 

Ketiga materi tersebut dijelaskan secara langsung oleh dokter yang ahli di bidangnya. dr Sahar Bawazeer SpB, dokter spesialis bedah yang memberikan materi mengenai skrining pencegahan kanker payudara. 

Sahar-Bawazeer-SpB-2.jpg

dr Merlyna Savitri Sp.PD, dokter spesialis penyakit dalam yang memberikan materi mengenai kemoterapi kanker payudara. terakhir, dr Nova Primadina Sp.BP-RE yang memberi pelatihan pembuatan parfum roll dari essensial oil alami untuk meningkatkan imunitas.

Kegiatan ini tidak terlepas dari visi MedicElle Clinic, yaitu memperhatikan isu-isu sosial dan budaya, di samping kesehatan fisik saja. Selain itu, dengan adanya kegiatan ini dapat mengedukasi masyarakat luas dan pencegahan mengenai kanker payudara. 

Pada dasarnya kemoterapi merupakan jalan yang tepat bagi penderita kanker payudara, namun kebanyakan masyarakat lebih memilih kemoterapi pada saat stadium akhir. 

MedicElle memberikan edukasi bahwa alangkah baiknya kita melakukan kemoterapi sejak dini. 

"Kebanyakan pasien yang datang itu sudah stadium 3 sampai 4," ujar dr. Merlyna Savitri Sp.PD, dokter specialis penyakit dalam. 

Sahar-Bawazeer-SpB-3.jpg

Tujuan adanya kegiatan ini yaitu untuk mendekatkan diri kepada masyarakat terutama masyarakat awam yang tidak peduli dengan penyakitnya. 

"Terkadang mereka itu lebih takut kehilangan pekerjaan sehingga untuk melakukan kemoterapi saja mereka berat, padahal orang yang melakukan kemoterapi masih diperbolehkan untuk berkerja," tambah Merlyn.

"Skrining itu penting sekali, namun di Indonesia skrining ini jarang sekali karena edukasi yang belum terlalu banyak, dan belum ada program yang menyarankan mereka untuk skrining. 

"Banyak pasien yang datang dalam keadaan stadium lanjut, maka dari itu kami mengundang media untuk memberikan informasi kepada masyarakat Indonesia khususnya Surabaya” ungap dr Sahar Bawazeer SpB, dokter spesialis bedah sekaligus Direktur Utama MedicElle Clinic Surabaya.(Inntan Wulandari). (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com