Ultah 33 Arema FC, Imbauan Kemenkes RI Ini Wajib Dipahami Aremania

Home / Berita / Ultah 33 Arema FC, Imbauan Kemenkes RI Ini Wajib Dipahami Aremania
Ultah 33 Arema FC, Imbauan Kemenkes RI Ini Wajib Dipahami Aremania Aremania dalam peringatan ulang tahun di tahun 2019 (FOTO: D'Kross)

TIMESBLITAR, MALANGUltah 33 Arema FC diharapkan dilakukan dengan ‘senyap’ hal ini tidak lepas dari mewabahnya Covid-19. Kementerian kesehatan (Kemenkes RI) melalui situs resminya menyebut bahwa kerumunan berpotensi  menyebarkan Covid-19.

Dikutip dari halaman resmi Kemenkes, setiap orang bisa menjadi carrier virus corona dan tidak diketahui tanda secara fisik bila tanpa gejala. Karena karakter virus seperti itu, pemerintah membagikan tips untuk mencegah penularan Covid-19 salah satu nya dengan menghindari penularan.

Langkah yang bisa dilakukan untuk mencegah penularan Covid-19 adalah hindari kerumunan. Karena dalam kerumunan tersebut tidak diketahui siapa yang tertular Covid-19, apalagi tanpa gejala.

''Hindari kerumunan karena kita tidak pernah tahu siapa orang di luar rumah yang membawa virus. Bahaya sekali orang yang dalam tubuh nya ada virus Corona tapi tidak ada keluhan sama sekali, kita tidak bisa membedakan orang tersebut,'' ungkap Jubir Pemerintah untuk Covid-19 dr. Achmad Yurianto seperti yang dikutip dari halaman resmi Kemenkes.

Dengan menghindari kerumunan, tambah dr. Achmad, sama dengan melindungi orang rentan seperti Lansia dan orang dengan penyakit kronis. Sebab jika orang rentan tersebut tertular virus corona akan berakibat fatal.

Hal tersebut juga coba disuarakan oleh frontman D’Kross, Ade Herawanto. Bahkan secara terus-menerus menghimbau Aremania agar tidak kemana-mana. Bahkan untuk merayakan ultah ke 33 Arema FC diadakan konser virtual sekaligus penggalangan donasi yang dirasa lebih bermanfaat.

“Ini sesuai dengan instruksi presiden dengan nomor 6 tahun 2020 tentang protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan menyebarnya virus Corona. Kami menghimbau Aremania di Ultah 33 Arema FC ini agar tidak kemana-mana, ojo nggrumbul rek (jangan bergerombol),, “ungkap Ade Herawanto. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com