Ini Usulan Wapres RI Tentang Penamaan RUU HIP

Home / Berita / Mantan Wapres RI Try Sutrisno Minta RUU HIP Ganti Nama Dengan Pembinaan Ideologi 
Mantan Wapres RI Try Sutrisno Minta RUU HIP Ganti Nama Dengan Pembinaan Ideologi  Mantan Wakil Wakil Presiden ke-6 Republik Indonesia (Wapres RI), Try Sutrisno hari ini, Kamis (2/7/2020) berkunjung ke Gedung MPR RI, Senayan Jakarta (Foto: Warta Parlemen)

TIMESBLITAR, JAKARTA – Mantan Wakil Wakil Presiden ke-6 Republik Indonesia (Wapres RI), Try Sutrisno hari ini, Kamis (2/7/2020) berkunjung  ke Gedung MPR RI, Senayan Jakarta. Kunjungan ini didampingi oleh sejumlah veteran dan purnawirawan TNI.

Dalam kunjungan tersebut, Try Sutrisno mengatakan bahwa Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) akan menimbulkan kontroversi tak berkesudahan di tengah bangsa. 

Oleh karena itu, dia mengusulkan agar RUU HIP, diganti dengan RUU Pembinaan Ideologi Pancasila (PIP) yang dinilai lebih tepat bagi Indonesia.

"Kedatangan kami kesini untuk memberikan saran dan pandangan bahwa UU itu diharapkan sudah harus diganti, baik nomenklaturnya, judul maupun isinya," kata Try Sutrisno dikutip dari kantor berita Antara di Jakarta, Kamis (2/7/2020).

Dia menjelaskan kalau RUU tersebut bernama HIP maka akan menimbulkan kontroversi karena seharusnya Pancasila sebagai fundamental negara ada di atas.

Try khawatir kalau penamaannya Haluan Pancasila bisa menimbulkan berbagai tafsir karena seharusnya Pancasila tidak sepatutnya diatur melalui UU.

"Kalau rencana diubah menjadi RUU PIP, yang dibina adalah mempraktekan dan menjabarkan Pancasila dalam tingkah laku sehari-hari untuk menjadi tuntunan tingkah laku bagi warga negara," imbuhnya.

Dia menjelaskan tujuan dari pembinaan Pancasila yaitu, pertama terbentuknya jati diri dan karakter bangsa, sikap, perilaku patriotik, cinta tanah air, tercapainya sikap saling menghormati, toleransi dan kerukunan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Kedua, terwujudnya sistem pendidikan nasional, ilmu pengetahuan dan teknologi, pengembangan riset dan inovasi nasional sebagai penyusunan perencanaan pembangunan nasional di segala bidang kehidupan yang berpedoman kepada nilai-nilai Pancasila.

Ketiga, terwujudnya perencanaan dan pelaksanaan pembangunan nasional di segala bidang kehidupan termasuk pusat dan daerah yang berpedoman pada nilai-nilai Pancasila. Keempat, terwujudnya sistem politik dan demokrasi pembentukan hukum nasional serta politik luar negeri yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila.

Kelima, terwujudnya tujuan negara dalam mencapai masyarakat adil dan makmur berdasarkan pada ketuhanan yang maha esa, kemanusiaan yang adil dan beradab, persatuan Indonesia, kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawarakatan perwakilan, serta untuk mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

"Mengingat urgensi RUU Pembinaan ini, kita harapkan prosesnya oleh pemerintah dan DPR dilaksanakan secara lancar," ujarnya.

Dalam pertemuan tersebut, mantan Wapres RI Try Sutrisno hadir bersama Ketua Umum LVRI Saiful Sulun, dan Ketua Umum Persatuan Purnawirawan Angkatan Darat (PPAD) Kiki Syahnakri. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com