Jalan Protokol Kota Semarang Ditutup 24 Jam Tiap Akhir Pekan

Home / Berita / Jalan Protokol Kota Semarang Ditutup 24 Jam Tiap Akhir Pekan
Jalan Protokol Kota Semarang Ditutup 24 Jam Tiap Akhir Pekan Jalan Pandanaran Kota Semarang pada malam hari. (FOTO: Istimewa)
Fokus Berita

TIMESBLITAR, SEMARANG – Dinas Perhubungan Kota Semarang bersama Polrestabes Semarang akhirnya memberlakukan penutupan jalan protokol selama 24 jam. Hal ini akan diberlakukan setiap minggunya mulai hari Jumat pukul 18.00 hingga hari Senin Pukul 06.00. kebijakan ini dilakukan untuk mengurangi mobilitas warga menjelang akhir pekan guna menanggulangi persebaran virus Corona.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Semarang, Endro P. Martanto mengatakan penambahan waktu penutupan hingga 24 jam di setiap akhir pekan ini dilakukan sampai ada pemberitahuan selanjutnya.

“Pada akhirnya kebijkan ini dilakukan untuk membatasi pergerakan warga, hal ini kita lakukan sampai ada pemberitahuan selanjutnya,” ujarnya pada Rabu (1/4/2020).

Adapun jalan protokol yang akan ditutup meliputi; Jalan Pemuda yang meliputi Mall Paragon hingga Tugu Muda, Jalan Pandanaran dari Tugu Muda hingga Simpang Lima, Jalan Pahlawan dari Air Mancur hingga Simpang Lima, Jalan Gajahmada dari Simpang Lima hingga simpang Gendingan, dan Jalan Ahmad Yani dari RRI Semarang hingga Simpang Lima.

Sebelumnya, Pemkot bersama Satlantas Polrestabes Semarang telah menutup lima jalur akses menuju Simpang Lima sejak Minggu (29/3/2020) pada pukul 18.00 WIB sampai 06.00 WIB.

Wali Kota Semarang Hendar Prihadi mengatakan bahwa kebijakan ini dilakukan berdasarkan evaluasi sejak diberlakukannya penutupan jalan sejak akhir pekan kemiarin.

“Dari evalusasi penutupan kemarin pada hari sabtu dan minggu kemarin sangat mngurangi mobilitas masyarakat, saya ijin kapolretabes dan Dirlantas Polda Jateng untuk penutupan akan kembali kita lakukan penutupan pada Jumat Sabtu Minggu kita tutup 24 jam. untuk senin sampai jumat kita tutup sore hingga pagi hari,” katanya.

Menurutnya, penutupan tersebut dilakukan untuk menyadarkan masyarakat supaya tetap di rumah selama masa pandemi Corona ini.

“Mohon masyarakat harap memaklumi kebijakan Pemerintah Kota Semarang ini,” pintanya.

Namun demikian, Pemkot belum berencana untuk menambah penutupan di jalur kota Semarang. “Kita masih melakukan koordinasi dengan Polrestabes Semarang,” ucapnya. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com